Ket foto ; Nampak Wapres Gibran berada diantara peserta festival Paskah di Kupang
Laporan Reporter SUARA TTS.COM, Erik Sanu
SUARA TTS.COM | Kupang – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi membuka Festival Paskah Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) yang digelar di Bundaran Tirosa, Kota Kupang, Senin (6/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wapres didampingi oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena. Pembukaan festival ditandai secara simbolis dengan penyerahan obor perdamaian sebagai tanda persatuan serta semangat kebangkitan Paskah bagi seluruh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti Festival Paskah tidak hanya memiliki makna spiritual bagi umat, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah.
Menurutnya, festival keagamaan dapat menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta memperkuat sektor pariwisata, khususnya wisata rohani yang menjadi salah satu kekuatan daerah di Nusa Tenggara Timur.
“Jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan, kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda wisata unggulan yang memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Gibran.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat di NTT. Toleransi, persatuan, serta kemampuan menyelesaikan perbedaan melalui dialog, menurutnya, harus terus dijaga sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Kehadiran Wakil Presiden dalam kegiatan tersebut juga dinilai sebagai bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di NTT. Daerah ini memiliki kekuatan besar dalam keberagaman sosial dan budaya yang perlu terus dipelihara sebagai modal pembangunan.
Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa peran pemuda GMIT sangat penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Pemuda tidak hanya aktif dalam kegiatan gereja, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam membangun nilai persatuan dan kepedulian sosial.
Menurutnya, Festival Paskah Pemuda GMIT menjadi ruang strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang menjunjung tinggi nilai pelayanan, persatuan, dan solidaritas di tengah masyarakat.
Pemerintah Provinsi NTT berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis daerah, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di NTT.(Sys/ST).

















