Ket foto : Direktur Perumda Air Minum Soe, Frans Steven Tafui dan Anggota DPRD TTS, Askenas Gomer Afi
Laporan Reporter SUARA TTS.COM, Erik Sanu
SUARATTS.COM | SOE – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Soe merencanakan pembangunan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kecamatan Santian sebagai upaya meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Rencana tersebut terungkap dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang digelar di Desa Poli, Kecamatan Santian, Kamis (29/1/2026).
Hadir pada kesempatan tersebut, Sekda TTS Seperius Edison Sipa, Sekretaris Dinas Perhubungan Andi Kalumbang, Kabag Kesra Jhon Banunaek, Dewas Perumda Soe Yohanis Naat, Camat Santian Yusli Benu, Kepala desa Poli,Lamek Afi dan masyarakat.
Direktur Perumda Air Minum Soe, Frans Steven Tafui, menyampaikan bahwa keberadaan UPT di tingkat kecamatan sangat penting sebagai ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan dan distribusi air bersih.
“Ke depan harus ada satu UPT di Kecamatan Santian yang nantinya dapat mendampingi masyarakat dalam penyaluran air bersih bagi desa-desa di wilayah Santian,” ujar Frans Steven Tafui.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan suatu wilayah tidak terlepas dari hadirnya badan usaha daerah yang aktif dan profesional. Karena itu, Kecamatan Santian dinilai sudah layak memiliki UPT Perumda Air Minum sebagai bentuk kehadiran negara dalam pelayanan dasar masyarakat.
“Suatu daerah bisa berkembang jika ada perusahaan yang hadir dan bekerja di wilayah tersebut. Maka sudah seharusnya Kecamatan Santian memiliki UPT Perumda Air Minum,” tegasnya.
Rencana Perumda Air Minum Soe ini mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Askenas Gomer Afi. Kepada SUARATTS.COM, Jumat (30/1/2026), politisi Partai NasDem itu menyatakan dukungannya terhadap langkah strategis Perumda tersebut.
Menurut Askenas, pengelolaan air bersih harus dilakukan secara profesional agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Pengelolaan air bersih perlu dilakukan secara profesional agar masyarakat bisa terlayani dengan baik. Langkah Perumda Air Minum Soe membangun UPT di Kecamatan Santian ini sangat tepat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti potensi sumber air yang cukup besar di wilayah Santian, seperti di Desa Poli, Nenotes, dan sejumlah desa lainnya, yang selama ini belum dikelola secara maksimal.
“Ada beberapa sumber air di Poli, Nenotes, maupun desa lainnya. Jika dikelola dengan baik, maka pelayanan air kepada masyarakat pasti akan lebih bagus. Saya sangat mendukung,” katanya.
Ket foto : Nampak suasana Musrenbangdes di desa Poli
Selain itu, Askenas mengusulkan agar Perumda Air Minum Soe merekrut tenaga UPT dari masyarakat lokal Kecamatan Santian. Menurutnya, tenaga lokal memiliki kedekatan emosional serta pemahaman yang lebih baik terhadap karakter dan kondisi wilayah setempat.
“Saya mengusulkan agar tenaga UPT direkrut dari wilayah Kecamatan Santian sendiri, karena mereka lebih memahami kondisi masyarakat dan wilayahnya,” tambahnya.
Ia berharap, dengan hadirnya UPT Perumda Air Minum di Kecamatan Santian, pengelolaan sumber-sumber air dapat dilakukan secara maksimal dan profesional sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin meningkat.
“Harapan saya, dengan adanya UPT ini, pengelolaan air bersih bisa lebih maksimal dan profesional, sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” pungkas Anggota DPRD TTS dari Fraksi NasDem tersebut.(Sys/)

















