Ket foto : pertemuan antara Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Jakarta
Laporan Reporter SUARA TTS.COM,TIM
SUARA TTS.COM | SOE – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah pusat meningkatkan secara signifikan program bedah rumah bagi warga NTT pada tahun 2026.
Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Melki hadir bersama Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Bupati Sabu Raijua, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, serta Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta.
Pertemuan ini membahas sejumlah program strategis pemerintah pusat yang akan dijalankan di NTT, terutama di sektor perumahan dan penataan kawasan permukiman.
Salah satu kabar baik yang disampaikan adalah peningkatan drastis program bedah rumah di NTT. Jika pada tahun 2025 program tersebut hanya menyasar 436 unit rumah, maka pada tahun 2026 jumlahnya melonjak menjadi 5.000 unit rumah, atau meningkat sekitar 12 kali lipat.
Program ini akan dilaksanakan di 21 kabupaten dan 1 kota di seluruh wilayah NTT. Selain program bedah rumah, pemerintah pusat juga mendorong pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, yang merupakan gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang lebih terjangkau.
Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh kredit perumahan dengan subsidi bunga sebesar 5 persen dan tenor hingga 30 tahun. Sasaran program ini antara lain ASN golongan rendah, anggota TNI/Polri, guru, nelayan, petani, serta pelaku UMKM.
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan melakukan penataan kawasan kumuh yang diintegrasikan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui skema Permodalan Nasional Madani (PNM).
Dengan pendekatan ini, pemerintah tidak hanya memperbaiki kondisi rumah dan lingkungan, tetapi juga berupaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Gubernur Melki menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di NTT. Menurutnya, peningkatan program perumahan ini merupakan langkah nyata dalam mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di daerah.
“Atas perhatian dan komitmen pemerintah pusat, kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden. Ini merupakan langkah nyata dalam mempercepat penanganan kemiskinan di NTT,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT siap menindaklanjuti arahan Menteri PKP dengan mengintegrasikan berbagai program tersebut dengan program pemberdayaan ekonomi yang ada di daerah.
Dalam waktu dekat, Menteri PKP juga direncanakan akan melakukan kunjungan kerja langsung ke NTT untuk memastikan seluruh program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diharapkan mampu menghadirkan hunian layak, lingkungan yang lebih tertata, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat NTT secara berkelanjutan.***

















