Example 728x250
HUKUMPERISTIWA

Heboh di Kupang! Diduga Selingkuh,Dua Lurah Babak Belur Dihajar Keluarga

168
×

Heboh di Kupang! Diduga Selingkuh,Dua Lurah Babak Belur Dihajar Keluarga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Ket foto : Ilustrasi perselingkuhan 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,TIM

SUARA TTS.COM | Kupang – Peristiwa penganiayaan yang melibatkan dua aparatur kelurahan di Kota Kupang menghebohkan warga. Lurah Tode Kisar berinisial RT (57) dan Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Fontein berinisial LA (43) dilaporkan mengalami luka serius setelah diduga dianiaya oleh keluarga pada Jumat dini hari (3/4/2026).

Example 300x600

Insiden tersebut terjadi di Jalan Ukitau, Kelurahan Liliba, Kota Kupang. Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa ini dipicu kemarahan keluarga setelah RT yang bukan suami dari LA ditemukan berada di rumah LA hingga larut malam.

Suami LA bersama sejumlah kerabatnya diduga langsung meluapkan emosi hingga terjadi aksi penganiayaan terhadap kedua aparatur kelurahan tersebut. Akibatnya, RT dan LA mengalami luka cukup serius dan sempat berlumuran darah.

Beruntung, keduanya berhasil diselamatkan oleh aparat kepolisian yang tiba di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Tim Patroli Perintis Presisi dari Polda Nusa Tenggara Timur yang dipimpin Danton Raimas Ditsamapta, Dickson Hermanus Lay, bersama piket Provos Bid Propam Polda NTT segera menuju tempat kejadian perkara setelah menerima laporan adanya penganiayaan.

Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan kedua korban yang mengalami luka akibat dugaan penganiayaan oleh keluarga dari LA. Selanjutnya, kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga saat ini belum diketahui apakah RT maupun LA akan membuat laporan resmi terkait kasus penganiayaan tersebut. Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan dugaan adanya hubungan khusus antara keduanya yang memicu kemarahan keluarga.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Nusa Tenggara Timur, Henry Novika Candra, membenarkan adanya kasus penganiayaan tersebut.

“Benar ada kasus penganiayaan terhadap dua orang yang saat ini ditangani Polda NTT. Kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kombes Pol Henry Novika Candra saat dikonfirmasi media, Sabtu (4/4/2026).

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap secara pasti kronologi kejadian serta pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.***

Example 300250
Example 120x600