Ket foto : Ilustrasi
Laporan Reporter SUARA TTS.COM,TIM
SUARA TTS.COM | KUPANG – Warga Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang digegerkan dengan penemuan jenazah seorang perempuan di aliran kali bawah jembatan penyangga pipa air, Sabtu (9/5/2026) pagi.
Jenazah ditemukan di lokasi pertemuan tiga wilayah RT yakni RT 024, RT 045 dan RT 041, Kelurahan Liliba. Penemuan tersebut sontak membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi kejadian untuk menyaksikan langsung proses evakuasi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, jenazah pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 Wita oleh seorang warga yang melintas di sekitar jembatan tersebut. Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada aparat pemerintah setempat sebelum diteruskan ke pihak kepolisian.
Ketua RT 024, Mikhael O. Hala mengatakan dirinya mendapat informasi dari warga terkait adanya penemuan jenazah perempuan di bawah jembatan.
“Di lokasi tadi, saya dengar cerita ada seorang ibu dari RT sebelah yang menyeberang lewat lokasi melihat dan menginformasikan ke pihak pemerintah setempat,” ujar Mikhael saat ditemui di kediamannya.
Pantauan di lokasi kejadian, aparat kepolisian dari Polresta Kupang Kota langsung memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), baik di bagian bawah maupun di atas jembatan.
Akses menuju jembatan juga sempat ditutup sementara menggunakan satu drum dan papan kayu guna kepentingan penyelidikan dan olah TKP oleh petugas.
Selain itu, warga yang berada di sekitar lokasi juga dibuat penasaran setelah terlihat adanya bercak darah di sekitar tempat jenazah ditemukan terbaring. Kondisi tersebut membuat area sekitar TKP dipadati warga yang ingin mengetahui kejadian tersebut.
Tak lama setelah dilakukan olah TKP awal, jenazah perempuan itu kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Kupang guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut untuk kepentingan identifikasi dan penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait identitas korban maupun penyebab pasti kematian korban. Polisi juga masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak keluarga guna proses identifikasi lebih lanjut.(Sys/ST)

















