Example 728x250
Berita

Gubernur NTT Tegaskan ASN Tak Bisa Lagi Sekadar Absen dan Pulang

120
×

Gubernur NTT Tegaskan ASN Tak Bisa Lagi Sekadar Absen dan Pulang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Ket foto : Nampak Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat membuka kegiatan Latsar CPNS tahun 2026

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu 

SUARA TTS.COM |KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2026 di Aula Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT, Senin (18/5/2026)

Example 300x600

Kegiatan tersebut mencakup Gelombang V (Klasikal) dan Gelombang X (Distance Learning) yang diikuti peserta dari lingkup Pemerintah Provinsi NTT serta sejumlah pemerintah kabupaten di NTT, di antaranya Kabupaten Ende, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Belu, Kupang, Rote Ndao, Alor, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan, Malaka, Manggarai, dan Manggarai Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Latsar CPNS merupakan gerbang awal pembentukan karakter aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, adaptif, serta mampu menjawab tantangan zaman.

“Latsar menjadi tonggak awal transformasi saudara-saudari sekalian dari seorang calon menjadi aparatur sipil negara yang sejati. ASN masa kini harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tegas Gubernur.

Ia menekankan bahwa ASN harus memahami dan menjalankan tiga fungsi utama, yakni sebagai pelaksana kebijakan publik yang patuh terhadap regulasi, pelayan masyarakat yang mengedepankan kepuasan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa.

Menurutnya, pola kerja ASN saat ini juga harus berubah dari sistem konvensional menuju budaya kerja berbasis kinerja, disiplin, profesionalisme, inovasi, dan adaptasi terhadap perkembangan digital.

“Sudah tidak ada lagi pola kerja sekadar datang, absen, pulang. ASN ke depan harus bekerja seperti sektor profesional: berbasis hasil, disiplin, dan inovatif. Mereka yang mampu menghadirkan gagasan baru akan menjadi motor perubahan,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak seluruh peserta Latsar untuk menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing dengan terus meningkatkan kapasitas diri dan memiliki semangat willingness to change dalam menghadapi dinamika pembangunan daerah.

Selain itu, ASN muda juga didorong untuk aktif mendukung program pemberdayaan ekonomi lokal melalui promosi dan pembelian produk UMKM yang dipasarkan melalui NTT Mart sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di NTT.

“ASN NTT harus menjadi cahaya perubahan, hadir membawa solusi, melayani dengan hati, dan menjadi penggerak terwujudnya NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPSDMD Provinsi NTT, Flavianus Dua, menjelaskan bahwa Latsar CPNS tahun 2026 bertujuan membentuk ASN profesional yang memenuhi standar kompetensi jabatan sebagai pelayan masyarakat.

Ia menyebutkan, pelatihan dilaksanakan selama 65 hari kerja atau setara 599 jam pembelajaran yang meliputi pembelajaran mandiri, distance learning, aktualisasi di tempat kerja, hingga pembelajaran klasikal.

Berdasarkan data BPSDMD, sebanyak 1.720 CPNS telah mengikuti Latsar sepanjang tahun 2026, sementara 4.066 CPNS lainnya masih akan mengikuti pelatihan pada gelombang berikutnya.

Khusus lingkup Pemerintah Provinsi NTT, sebanyak 80 orang telah mengikuti Latsar, sedangkan 1.229 CPNS lainnya akan mengikuti pelatihan pada gelombang selanjutnya.

Pada pembukaan kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 160 peserta hadir secara klasikal, sementara 970 peserta mengikuti secara virtual.

Flavianus juga mengungkapkan bahwa salah satu agenda unggulan dalam Latsar tahun ini adalah kunjungan edukatif ke NTT Mart sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Ayo Beli NTT, yang hingga kini telah diikuti oleh 1.760 peserta.(Sys/ST)

Example 300250
Example 120x600