Example 728x250
Berita

KPU Kabupaten TTS Terima 13 Rekomendasi PSU Dari Bawaslu

130
×

KPU Kabupaten TTS Terima 13 Rekomendasi PSU Dari Bawaslu

Share this article
Example 468x60

Ket foto : Ketua KPU Kabupaten TTS, Andhy Funu

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota

Example 300x600

SUARA TTS. COM | SOE – Ketua KPU Kabupaten TTS, Andhy B. Funu mengatakan, pihaknya menerima rekomendasi dari Bawaslu terkait potensi pemungutan suara ulang (PSU) di 13 TPS pada Sabtu 17 Februari 2024 malam. Usai menerima rekomendasi, hari ini (Minggu) KPU Kabupaten TTS akan melakukan pleno untuk memutuskan apakah di lakukan PSU atau tidak di 13 TPS berpotensi PSU yang direkomendasikan Bawaslu.

“ Kami baru dapat rekomendasinya tadi malam sekitar jam 10 malam. sebentar baru kita plenokan. Kita akan lihat lagi rujukan aturan untuk memutuskan dilakukan PSU atau tidak? Sebentar dalam rapat pleno baru kita putuskan,” ungkap Andhy.

Ditanya alasan ke-13 TPS tersebut berpotensi PSU, Andhy menyebut salah satunya ditemukan adanya surat suara yang sudah tercoblos sebelum digunakan.

“ Nanti kita lihat lagi kakak, apakah surat suara yang tercoblos itu digunakan atau tidak? Kalau tidak gunakan sebenarnya tidak masalah dan itu dicatat sebagai surat suara rusak. Tapi nanti saat pleno baru kita satu persatu dan melihat rujukan regulasi untuk memutuskan,” terang pria berkaca mata ini.

Diberitakan sebelumnya, Beberapa TPS di Kabupaten TTS berpotensi melakukan pemungutan suara ulang (PSU). Pasalnya, menurut informasi yang dihimpun SUARA TTS. COM, di beberapa TPS ditemukan adanya surat suara pemilihan presiden yang sudah tercoblos sebelum digunakan.

Informasi ini juga diperoleh ketua DPC PKB Kabupaten TTS dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten TTS.

Ketua DPC PKB Kabupaten TTS, Relygius Usfunan mengaku, juga mendapatkan informasi tersebut. Oleh sebab itu, dirinya mendorong Bawaslu Kabupaten TTS untuk menelusuri kebenaran Informasi itu. Jika informasi tersebut benar, maka dirinya mendorong untuk dilakukan PSU.

“ Kita ada dengar informasi kalau surat suara ada yang sudah tercoblos sebelum digunakan. Kita berharap Bawaslu bisa segera menelusuri informasi ini. Jika benar, maka kita minta harus ada PSU,” pinta Relygius.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten TTS, Mordekhay Liu. Ia mengaku juga mendapatkan informasi adanya surat suara pemilihan presiden yang sudah tercoblos sebelum digunakan. Dirinya berharap pihak Bawaslu bisa mengungkap kebenaran informasi ini. (DK)

Editor : Erik Sanu 

Example 300250
Example 120x600