Ket foto : Nampak pekerjaan perbaikan jalan di salah satu titik di desa Noebeba
Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu
SUARA TTS.COM | SOE – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) merespons cepat keluhan masyarakat terkait kerusakan ruas jalan Pope–Kuanfatu dengan menurunkan alat berat untuk melakukan perbaikan pada sejumlah titik yang rusak.
Pekerjaan perbaikan jalan mulai dilakukan pada Jumat, 6 Maret 2026, dengan fokus pada penimbunan material sertu serta penggilasan di titik-titik jalan yang mengalami kerusakan parah. Pekerjaan ini akan terus dilaksanakan hingga seluruh bagian yang rusak dapat tertangani.
Perbaikan ruas jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Bupati TTS, Eduard Markus Lioe. Kegiatan ini juga dilakukan melalui swadaya murni Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten TTS.
Proses pekerjaan di lapangan dipantau langsung oleh Kepala Dinas PU TTS, Marthelens CH Liu bersama Kepala Bidang Young Baker, serta Camat Kuanfatu, Erens Benu.
Salah seorang warga, Aleksander Tanesab, mengaku senang atas respon cepat pemerintah daerah terhadap kondisi jalan yang selama bertahun-tahun rusak dan menyulitkan masyarakat.
Menurutnya, kerusakan jalan tersebut selama ini menjadi kendala besar bagi masyarakat yang hendak bepergian ke Kota Soe.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati atas respon cepatnya. Namun kami berharap ke depan jalan ini bisa dikerjakan secara permanen agar masyarakat lebih mudah mengakses jalan dari dan ke Kota Soe,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Noebeba, Kornalius Seu. Ia mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah yang langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan melakukan perbaikan jalan.
Ia menjelaskan, saat musim hujan kondisi jalan semakin memprihatinkan dan sangat menyulitkan masyarakat, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Kalau musim hujan seperti ini kami masyarakat di Kecamatan Kuanfatu sangat kesulitan melintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkapnya.
Selain kerusakan jalan, pada musim hujan ruas jalan Pope–Kuanfatu juga rawan longsor. Karena itu masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.
Sebelumnya, pada Rabu, 4 Maret 2026, Bupati TTS Eduard Markus Lioe bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadiri acara peresmian tiga ruang kelas baru di SMA Negeri Kusi, Desa Kusi, Kecamatan Kuanfatu.
Dalam perjalanan kembali menuju Kota Soe, Bupati melintasi ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Kuanfatu dengan Kota Soe dan melihat langsung kondisi jalan yang rusak berat dan tidak layak dilalui.
Setibanya di Soe, Bupati langsung menggelar diskusi bersama jajaran OPD dan pihak terkait guna mengambil langkah cepat dalam menangani permasalahan tersebut. Langkah tersebut kemudian diwujudkan dengan menurunkan alat berat untuk memperbaiki titik-titik jalan yang rusak.(Sys)
















