Ket : Pose bersama usai Reorganisasi Badan Pengurus (BP) PGRI Cabang Kecamatan Kokbaun yang digelar di Aula SMP Negeri Lotas, Kamis (17/9/2026).
Laporan Reporter SUARA TTS.COM, Erik Sanu
SUARA TTS.COM | KOKBAUN – Marsalina Fay, S.Pd., Gr. dipercaya menjadi Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Kokbaun Masa Bakti 2026–2030.
Kepercayaan tersebut diberikan dalam Reorganisasi Badan Pengurus (BP) PGRI Cabang Kecamatan Kokbaun yang digelar di Aula SMP Negeri Lotas, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Konferensi Pembentukan PGRI Cabang Khusus SMA Negeri Kokbaun.
Reorganisasi ini menjadi momentum bagi para guru di Kecamatan Kokbaun untuk memperkuat konsolidasi organisasi, membangun solidaritas, serta menyatukan langkah dalam menghimpun dan memperjuangkan aspirasi guru serta tenaga kependidikan.
Kegiatan tersebut dihadiri Badan Pengurus PGRI Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), para kepala sekolah, guru, serta sejumlah tokoh pendidikan di Kecamatan Kokbaun.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tarian penyambutan yang dibawakan anak-anak SD Inpres Santain. Penampilan tersebut menghadirkan nuansa budaya sekaligus keakraban sebelum peserta memasuki agenda utama konferensi.
Marsalina Fay Diberi Amanah Pimpin PGRI Kokbaun
Setelah melalui proses reorganisasi, Marsalina Fay dipercaya menahkodai PGRI Cabang Kecamatan Kokbaun untuk periode 2026–2030.
Marsalina menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyadari bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab yang membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh anggota organisasi.
“Terima kasih atas kepercayaan yang saya terima sebagai Ketua PGRI Cabang Kokbaun Masa Bakti 2026–2030,” ujar Marsalina.
Ia berharap dukungan dari para kepala sekolah, guru, dan pihak terkait dapat terus diberikan sehingga roda organisasi PGRI Cabang Kecamatan Kokbaun dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Untuk melaksanakan tanggung jawab ini, saya sangat mengharapkan dukungan dari teman-teman kepala sekolah dan Bapak/Ibu guru serta pihak terkait agar berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.
Menurut Marsalina, kebersamaan menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan organisasi. Karena itu, kepengurusan yang dipimpinnya diharapkan dapat menjadi wadah bagi para guru untuk membangun komunikasi, menyampaikan aspirasi, serta memperkuat kerja sama demi kemajuan pendidikan di Kecamatan Kokbaun.
Ia juga berharap PGRI dapat terus hadir sebagai ruang bersama bagi para guru dalam memperkuat profesionalisme, solidaritas, dan kepedulian terhadap perkembangan pendidikan di wilayah tersebut.
Omar Oematan Pimpin PGRI Cabang Khusus SMA Negeri Kokbaun
Selain reorganisasi PGRI tingkat kecamatan, konferensi tersebut juga melahirkan kepengurusan PGRI Cabang Khusus SMA Negeri Kokbaun.
Omar S.M. Oematan, S.Pd. dipercaya memimpin PGRI Cabang Khusus SMA Negeri Kokbaun.
Omar mengatakan, kepercayaan yang diberikan kepadanya bukan tentang siapa yang paling hebat, melainkan bagaimana seluruh guru dapat bekerja bersama untuk saling mendukung dan memperjuangkan kepentingan pendidikan.
“Saya menyadari bahwa kepercayaan yang diberikan ini bukanlah tentang siapa yang paling hebat, tetapi tentang bagaimana kita dapat bekerja bersama dan sama-sama bekerja untuk saling mendukung serta memperjuangkan kepentingan dan kemajuan para guru di Kecamatan Kokbaun,” ungkap Omar.
Ia menjelaskan, pembentukan cabang khusus tersebut berkaitan dengan kondisi di Kecamatan Kokbaun yang hanya memiliki satu sekolah tingkat SMA.
“Saya di sini sebagai Ketua PGRI Cabang Khusus tingkat Kecamatan Kokbaun karena memang di Kecamatan Kokbaun kami hanya satu SMA,” jelasnya.
Menurut Omar, keberadaan PGRI Cabang Khusus di SMA Negeri Kokbaun diharapkan dapat memperkuat wadah organisasi bagi para guru sekaligus mendorong komunikasi dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan.
“Saya berharap melalui kegiatan seperti ini bisa mengubah wajah pendidikan, khususnya di Kecamatan Kokbaun,” katanya.
Omar juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan Ketua PGRI Cabang Kecamatan Kokbaun yang baru terpilih.
Menurutnya, sinergi antara PGRI Cabang Kecamatan Kokbaun dan PGRI Cabang Khusus SMA Negeri Kokbaun penting agar aspirasi guru dan tenaga kependidikan dapat dihimpun dan diperjuangkan secara bersama.
“Saya juga berharap ke depan ada kolaborasi yang baik antara saya dan Ketua PGRI Cabang Kokbaun untuk mencapai tujuan utama adanya PGRI yaitu untuk menghimpun dan memperjuangkan kepentingan serta aspirasi para guru dan tenaga kependidikan,” tandasnya.(Sys/ST)

















