Ket foto : Nampak peresmian gedung Prototype Puskesmas Lotas
Laporan Reporter SUARA TTS.COM, Erik Sanu
SUARA TTS.COM | SOE – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) resmi meresmikan Gedung Prototype Puskesmas Lotas yang terletak di Kecamatan Kokbaun sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Peresmian fasilitas kesehatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe, dan dihadiri oleh Wakil Bupati TTS Jhony Army Konay, Sekda TTS,Seperius Edison Sipa pimpinan DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah pimpinan instansi vertikal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dandim 1621/TTS Letkol Inf Gunawan Budhi Prasetyo, S.Sos., Ketua Pengadilan Negeri Soe Gustav Bless Kupa, S.H., perwakilan Kapolres TTS yang diwakili Kapolsek Amanuban Selatan, perwakilan Kejaksaan Negeri TTS, Staf Ahli PKK, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten TTS.
Acara tersebut juga dihadiri tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati TTS Eduard Markus Lioe menegaskan bahwa pembangunan kesehatan pada hakikatnya merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.
Menurutnya, pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, serta kemampuan masyarakat dalam menjalani pola hidup sehat sehingga dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
“Pembangunan kesehatan pada hakikatnya adalah upaya bersama seluruh komponen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomi,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan bahwa Gedung Puskesmas Prototype Lotas telah selesai dibangun pada tahun 2025 dengan menggunakan konsep standar prototype dari Kementerian Kesehatan.
Kehadiran fasilitas baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Kokbaun dan wilayah sekitarnya.
Puskesmas ini dirancang sebagai puskesmas non rawat inap dengan mempertimbangkan kondisi geografis wilayah serta kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat setempat.
Dengan desain prototype dari Kementerian Kesehatan, gedung tersebut memiliki tata ruang yang lebih baik, fasilitas yang lebih lengkap, serta lingkungan pelayanan yang lebih nyaman bagi pasien maupun tenaga kesehatan.
Bupati Eduard Markus Lioe menegaskan bahwa pembangunan gedung baru ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata, bermutu, dan terjangkau bagi masyarakat.
Ia juga berpesan kepada para tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Lotas agar menghadirkan semangat baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Sarana fisik yang megah harus diimbangi dengan pelayanan yang ramah, cepat, dan humanis. Budaya pelayanan prima harus terus ditingkatkan, termasuk upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan oleh pemerintah, tidak hanya ketika sakit tetapi juga untuk melakukan konsultasi kesehatan serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Dengan diresmikannya Gedung Prototype Puskesmas Lotas ini, diharapkan fasilitas tersebut dapat menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Kokbaun serta berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan.(Sys/ST).

















