Example 728x250
BeritaPendidikanPENDIDIKAN

IAKN Kupang Tanamkan Ekoteologi dan Pendidikan Karakter bagi Siswa SMTK Oelbubuk TTS

21
×

IAKN Kupang Tanamkan Ekoteologi dan Pendidikan Karakter bagi Siswa SMTK Oelbubuk TTS

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Ket foto : Nampak  Tim dosen Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMTK Oelbubuk

Laporan Reporter SUARA TTS.COM Erik Sanu 

SUARA TTS.COM | SOE –  Tim dosen Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMTK Oelbubuk, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada 23–24 April 2026.

Example 300x600

Kegiatan ini mengusung tema “Ekoteologi dan Pendidikan Karakter” sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis iman serta meningkatkan kesadaran ekologis di lingkungan sekolah.

Program ini juga selaras dengan arah kebijakan Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia yang menekankan penguatan kualitas pendidikan keagamaan, pembangunan karakter peserta didik, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Kegiatan PKM tersebut dihadiri oleh Kepala SMTK Oelbubuk, Yohan Leonard Nenometa, S.Th, Koordinator Pengawas Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten TTS, Barnabas Nenometa, M.Pd.K, serta Ketua Tim PKM FKIP Prodi Pendidikan Agama Kristen (PAK) IAKN Kupang, Maxi Lakapu, M.Pd.K bersama tim pelaksana.

Dalam sambutannya, Kepala SMTK Oelbubuk, Yohan Leonard Nenometa menyampaikan apresiasi kepada tim dosen IAKN Kupang yang telah memilih SMTK Oelbubuk sebagai lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, tema ekoteologi dan pendidikan karakter sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini, terutama dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki iman yang kuat, tetapi juga beretika serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim dosen IAKN Kupang yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada siswa kami. Tema ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang beriman sekaligus peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pengawas Kementerian Agama Kabupaten TTS, Barnabas Nenometa menegaskan bahwa lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai spiritualitas, tanggung jawab sosial, serta budaya hidup bersih dan peduli lingkungan kepada peserta didik.

Ketua Tim PKM, Maxi Lakapu, M.Pd.K menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi sekaligus pemberdayaan siswa melalui integrasi nilai-nilai iman Kristen dengan tindakan nyata dalam menjaga ciptaan Tuhan.

Materi utama dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Dr. Hasudungan Sidabutar, M.Pd sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pendidikan karakter tidak cukup hanya diajarkan secara teoritis di dalam kelas, tetapi harus diwujudkan melalui kebiasaan hidup sehari-hari.

Menurutnya, karakter Kristen dibangun melalui nilai tanggung jawab, disiplin, kepedulian, kasih, serta kesadaran bahwa manusia dipanggil Allah untuk menjadi penatalayan ciptaan.

“Iman yang sejati harus terlihat dalam perilaku nyata, termasuk kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pendidikan Agama Kristen memiliki tugas penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan diisi dengan penyampaian materi, diskusi interaktif bersama siswa, refleksi kelompok, serta aksi nyata peduli lingkungan di area sekolah.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap budaya bersih di lingkungan sekolah, Tim PKM FKIP Prodi PAK IAKN Kupang juga menyerahkan bantuan tong sampah kepada SMTK Oelbubuk. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah serta meningkatkan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Selain itu, kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara FKIP Prodi PAK IAKN Kupang dan SMTK Oelbubuk sebagai komitmen bersama dalam membangun kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan kapasitas kelembagaan.

Para siswa SMTK Oelbubuk tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Melalui diskusi dan refleksi yang dilakukan, mereka diajak memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari panggilan iman sebagai penatalayan ciptaan Allah.

Melalui kegiatan ini, FKIP Prodi PAK IAKN Kupang berharap sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah keagamaan terus diperkuat sehingga dapat melahirkan generasi muda yang beriman, berkarakter, cerdas, serta memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.

Example 300250
Example 120x600