Example 728x250
Berita

Johni Asadoma Terima Bintang LVRI, Tegaskan Pengabdian Tak Boleh Berubah

29
×

Johni Asadoma Terima Bintang LVRI, Tegaskan Pengabdian Tak Boleh Berubah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Ket foto : Nampak Johni Asadoma saat menerima penghargaan 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM, Erik Sanu

SUARA TTS.COM | KUPANG – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menerima Penganugerahan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Mapolda NTT, Jumat (18/9/2026) pagi.

Example 300x600

Penghargaan tersebut diberikan kepada Johni Asadoma bersama Kapolda NTT, Rudy Darmoko, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dharma bakti kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Umum DPP LVRI, Jenderal TNI (Purn.) H.B.L. Mantiri, mengatakan penganugerahan Bintang LVRI merupakan bentuk penghormatan sekaligus amanat moral kepada para penerima penghargaan.

Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi penerima untuk terus memberikan pengabdian terbaik, menjaga persatuan serta meneruskan nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa.

Bagi Johni Asadoma, penghargaan tersebut memiliki makna yang mendalam. Ia sebelumnya pernah mengemban tugas sebagai Kapolda NTT sebelum dipercaya menjabat sebagai Wakil Gubernur NTT.

“Seragam dan jabatan boleh berbeda, tetapi jiwa pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara tidak boleh berubah,” tegas Johni.

Ia menegaskan, Bintang LVRI bukan sekadar penghargaan pribadi, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus menjalankan tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Johni juga menyampaikan penghormatan kepada para veteran yang disebutnya sebagai “guru sejarah kehidupan bangsa.”

Menurut dia, perjuangan para veteran harus diteruskan oleh generasi saat ini melalui kerja keras, kejujuran, persatuan, pelayanan serta keberanian dalam membangun daerah.

“Tugas generasi sekarang bukan hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi melanjutkan semangat perjuangan itu dalam bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Johni turut menyampaikan duka cita atas bencana gempa bumi yang melanda Pulau Flores.

Ia juga menyampaikan penghormatan dan belasungkawa atas gugurnya tiga putra-putri bangsa, yakni Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Meha, dan Willi Mbuik, saat menjalankan tugas membawa bantuan bagi masyarakat di Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Dua dari tiga korban tersebut merupakan putra-putri NTT. Sementara jenazah Willi Mbuik telah dimakamkan di Rote, kampung halamannya.

Johni mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kedamaian dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

Menutup sambutannya, Johni menegaskan bahwa penghargaan yang diterimanya bukanlah tanda berakhirnya perjuangan, melainkan menjadi pengingat untuk terus mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Bintang yang diberikan hari ini jangan hanya menjadi tanda di dada, tetapi hendaknya menjadi cahaya yang menerangi langkah pengabdian kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda NTT Rudy Darmoko menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPP LVRI atas penghargaan yang diberikan.

Ia menyebut penghargaan tersebut menjadi semangat sekaligus dorongan untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi NTT Emi Nomleni, Waketum I DPP LVRI Letjen TNI (Purn.) Mazani Syukur beserta jajaran, serta unsur Forkopimda Provinsi NTT.(Sys)

Example 300250
Example 120x600