Ket foto : Nampak para Suster saat berada di Dinas Sosial
Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu
SUARA TTS.COM | KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, memastikan seluruh anak panti dan para suster penghuni Panti Asuhan Guardian Holy Angel yang terbakar di Kota Kupang telah mendapat penanganan dan tempat penampungan sementara dari Pemerintah Provinsi NTT.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Melki Laka Lena menyusul kebakaran hebat yang melanda Panti Asuhan Guardian Holy Angel di RT009/RW004 Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 14.30 WITA.
“Kami mendapat informasi api melahap hampir seluruh bangunan Panti Asuhan Guardian Holy Angel di Naikoten I, Kota Kupang. Namun di tengah musibah ini, kita bersyukur karena seluruh anak panti dan para suster selamat,” ujar Gubernur Melki.
Ia mengatakan, sejak sore hari Pemerintah Provinsi NTT langsung bergerak cepat dengan mengamankan seluruh penghuni panti ke tempat penampungan milik Dinas Sosial Provinsi NTT.
“Pemerintah Provinsi NTT sejak sore hari telah mengamankan seluruh anak panti dan para suster di tempat penampungan Dinas Sosial Provinsi NTT. Penanganan darurat dan bantuan logistik awal juga telah dilakukan bersama Dinas Sosial Kota Kupang,” katanya.
Menurutnya, Pemprov NTT akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Kupang untuk penanganan lanjutan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan dukungan bagi seluruh penghuni panti.
Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat membantu penanganan korban kebakaran.
“Terima kasih kepada pimpinan dan jajaran Dinas Sosial Provinsi NTT yang telah membantu menyiapkan tempat tinggal sementara dan dukungan logistik bersama Dinas Sosial Kota Kupang yang bergerak cepat. Terima kasih juga kepada tim pemadam kebakaran, aparat terkait, serta seluruh warga sekitar panti yang dengan caranya masing-masing turut membantu dalam penanganan musibah ini,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan dan membantu para korban agar bisa segera bangkit pascakebakaran.
“ Mari kita doakan dan bantu mereka bangkit,” tambahnya.
Diketahui, Panti Asuhan Guardian Holy Angel milik Ordo Canonici Regulares a Jesu Domino (CJD) atau Ordo Suster Kanonik Regular dari Yesus Tuhan itu ludes terbakar pada Rabu siang.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada meteran listrik di bagian depan bangunan. Api kemudian dengan cepat merambat ke seluruh bagian rumah melalui plafon yang mudah terbakar.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan hampir seluruh bangunan panti hangus terbakar dan para penghuni harus dievakuasi ke lokasi penampungan sementara.(Sys/ST).

















