Example 728x250
Berita

PLTMH Desa Nenas Rusak,Ini Yang Dilakukan Wakil Ketua DPRD TTS 

557
×

PLTMH Desa Nenas Rusak,Ini Yang Dilakukan Wakil Ketua DPRD TTS 

Share this article
Example 468x60

Ket foto : Nampak Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Nikolas Soru saat meninjau PLTMH di desa Nenas

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

Example 300x600

SUARA TTS.COM | SOE – Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Desa Nenas, Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mengalami kerusakan sejak tahun 2010 sehingga tidak bisa digunakan. PLTMH di desa Nenas  milik Dinas ESDM Provinsi NTT itu dibangun pada 2006.

Hal ini membuat Wakil ketua DPRD TTS, Yusuf Nikolas Soru berinisiatif memperbaiki alat tersebut agar bisa kembali dinikmati masyarakat. Yusuf lantas bersama tim teknis meninjau alat tersebut pada Senin 22 April 2024.

Usai meninjau PLTHM, Yusuf mengatakan  jika diperbaiki maka akan sangat baik manfaatnya.  Jika alat itu berfungsi dengan baik, maka akan dapat mengaliri listrik kurang lebih 300 Kepala Keluarga (KK), sehingga jika alat itu dibiarkan maka sangat disayangkan.

Oleh karena itu, demi masyarakat  menikmati listrik, dirinya siap merogok koceknya untuk memperbaiki alat tersebut.

” Alat ini sangat bagus, sehingga jika dibiarkan tentu sangat disayangkan. Gedungnya juga sudah rusak, sehingga nanti kita renovasi ulang,” ujarnya.

Namun sebelum melakukan perbaikan, ia akan berkoordinasi dengan ESDM Provinsi NTT agar mendapat ijin untuk perbaikan.

Jika alat itu dapat diperbaiki, maka ia berharap ESDM Provinsi menyerahkan pengelolaannya ke kelompok masyarakat, sehingga dapat mengatur penggunaannya.

“Saya nanti koordinasi dengan Dinas ESDM Provinsi NTT dalam waktu dekat, supaya bisa koordinasikan langkah perbaikannya,” ujar Yusuf.

Sementara itu Eldi Manuain,salah satu  tim teknisi menuturkan, sesuai hasil pemantauannya, PLTMH di Desa Nenas itu, tidak mengalami kerusakan berat.

Lebih lanjut dikatakan,untuk memperbaiki tidak butuh waktu lama jika alatnya sudah ada

“Ini aset sangat bagus, karena alat-alatnya produksi berkualitas semua. PLTMH ini berkapasitas 68 Ka dan 85 Kva, sehingga sangat bagus. Nanti kira bersihkan semua, baru pasang kembali. Yang sudah rusak nanti kita ganti dan yang masih bisa dipakai, nanti kita pasang kembali,” ujar Eldi.

Kepala desa Nenas, Simon Sasi menjelaskan PLTMH di desa Nenas dibangun pada tahun anggaran 2024/2025 oleh Dinas ESDM.

PLTMH ini digunakan oleh 300 KK namun sejak tahun 2010 mengalami kerusakan yang mana trafonya terbakar sehingga tidak bisa digunakan.

” Saya berterima kasih karna ini upaya dan perhatian wakil rakyat kepada kami masyarakat”, ujarnya.(Sys).

 

Example 300250
Example 120x600