Example 728x250
BeritaPOLITIK

Tamu Malam Bawa Sembako, Ajak Pilih Caleg Tertentu

160
×

Tamu Malam Bawa Sembako, Ajak Pilih Caleg Tertentu

Share this article
Example 468x60

Ket foto : Gambar ilustrasi praktek politik uang

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota

Example 300x600

SUARA TTS. COM | SOE – Saat ini tahapan pemilu sudah memasuki masa tenang. Tapi, apakah benar-benar tenang? Atau moment masa tenang ini justru dimanfaatkan Caleg dengan “logistik” tebal untuk meraup suara?

Menurut pengakuan salah seorang Kepala Dinas, di lingkungan tempatnya tinggal saat ini sudah mulai ada tamu pada malam hari. Tamu ini datang tidak dengan tangan kosong. Ada sembako yang dibawanya.

“ Kakak tahu sonde, sekarang malam-malam sudah ada orang datang bertamu. Dia datang bawa sembako,” ungkap sang Kadis yang enggan namanya ditulis saat ditemui di sekitar Kota Soe, Sabtu 10 Februari 2024.

Tujuan tamu tersebut menurut sang Kadis, untuk merayu tuan rumah agar memilih Caleg jagoannya.

“ Itu tamu, tim sukses. Dia datang bawa paket sembako rayu agar tuan rumah pilih dia punya Caleg jagoan,” ujar pria ber lesung pipi ini.

Masih menurutnya, praktek ini dinilai cukup efektif untuk mempengaruhi masyarakat agar memilih Caleg tertentu.

“ Kalau menurut Saya, ini cara ampuh kakak untuk ubah orang punya pilihan atau ajak orang pilih Caleh tertentu,” sebutnya.

Ketua Pospera Kabupten TTS, Yerim Fallo mengajak masyarakat untuk berani menolak politik transaksional atau pun politik uang. Selain merusak demokrasi, pemimpin yang berproses dengan cara-cara buruk tersebut tidak akan pernah melahirkan pemimpin yang merakyat nantinya.

“ Kalau berproses saja sudah salah jalan, apa yang kita mau harapkan ketika jadi pemimpin. Paling kalau jadi pemimpin hanya memperkaya diri dan keluarga. Oleh sebab itu saya mengajak masyarakat untuk berani menolak politik uang ataupun transaksional,” ajak pria yang juga merupakan Caleg PDI Perjuangan ini.

Dirinya berharap, di masa tenang ini, Bawaslu bisa lebih ketat melakukan pengawasan khususnya di malam hari. Hal ini penting untuk mencegah ataupun untuk menangkap langsung praktek politik uang maupun transaksional.

“ Kita berharap pengawas pemilu bisa bekerja ekstra untuk bisa mencegah atau pun menangkap para pelaku politik uang maupun politik transaksional lainnya,” pinta Yerim. (DK)

Editor : Erik Sanu 

Example 300250
Example 120x600