Example 728x250
Newsbeat

400 Anak Muda TTS Akan Diberdayakan Lewat Youth Lead Agrifood Project Plan Indonesia

283
×

400 Anak Muda TTS Akan Diberdayakan Lewat Youth Lead Agrifood Project Plan Indonesia

Share this article
Example 468x60

Ket foto : Nampak Penjabat Bupati TTS, Edison Sipa, Linda Sukandar, Resource Mobilization Director Plan, Puni Ayu Anjungsari, Director Country Head Of Publik Affairs Citi Indonesia dan Kades Noinbila, Charles Lakapu saat melakukan penanaman anakan cabe di lahan perkebunan kelompok hidup baru Bisuaf, Desa Noinbila.

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota

Example 300x600

SUARA TTS. COM | SOE – Setelah sukses dengan program green skill (tahap 1 dan 2), Kini Plan Indonesia kembali meluncurkan program Youth Lead Agrifood Project di Kabupaten TTS. Program yang fokus untuk mencetak wirausahawan muda di sektor pertanian yang terintegrasi dengan sektor peternakan dan perikanan ini, akan menyasar 400 anak muda khususnya perempuan di 25 desa di Kabuapaten TTS.

Peluncuran program ini secara simbolis ditandai dengan penanaman anakan cabe yang dilakukan oleh Penjabat Bupati TTS, Edison Sipa, Linda Sukandar, Resource Mobilization Director Plan, Puni Ayu Anjungsari, Director Country Head Of Publik Affairs Citi Indonesia dan beberapa undangan lainnya di lahan kelompok hidup baru, dusun bisuaf, Desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan, Jumat 1 Maret 2024.

Linda Sukandar, resource mobilization director plan kepada awak media mengatakan, Youth Lead Agrifood Project merupakan program lanjutan dari green skill 1 dan 2. Dimana program ini fokus untuk mencetak wirausahawan muda melalui sektor pertanian yang terintegrasi dengan sektor peternakan dan perikanan.

“ Target kita ada 400 perempuan muda khususnya perempuan yang akan terlibat dalam program ini. Dimana mereka akan bergerak dalam kelompok-kelompok kecil untuk mengolah lahan masing-masing 20 are sampai 1 Ha dengan menanam aneka tanaman hortikultura yang terintegrasi dengan sektor peternakan atau pertanian,” ungkap Linda.

Melalui program ini lanjut Linda, diharapkan bisa menyediakan kebutuhan pangan yang bergizi yang murah dan mudah diakses oleh masyarakat.

“ Kalau pangan bergizi sudah tersedia dengan akses yang mudah dan harga yang murah maka anak-anak dan ibu-ibu bisa tercukupi kebutuhan gizi,” harapnya.

Ditambahkan Puni Ayu Anjungsari, Director Country Head Of Publik Affairs Citi Indonesia, peran anak muda sangat penting dalam pembangunan bangsa, termaksud di Kabupaten TTS. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memastikan anak muda di Kabupaten TTS terpenuhi asupan gizinya.

Melalui program Youth Lead Agrifood Project ia berharap bisa terwujud ketahanan pangan yang mampu mencukupi kebutuhan gizi anak-anak, pemuda dan ibu hamil di Kabupaten TTS.

“ Kalau ketahanan pangan sudah bagus, maka persoalan stunting bisa teratasi. Anak-anak mudah kita bertumbuh dengan baik dengan asupan gizi yang tercukupi. Selanjutnya, anak-anak muda ini bisa berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan daerah maupun bangsa,” sebutnya.

Penjabat Bupati TTS, Edison Sipa mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kontribusi nyata Plan Indonesia selama ini Kabupaten TTS. Plan dikatakan Sipa, selama ini telah membantu masyarakat Kabupaten TTS mulai dari pemenuhan air bersih, rumah layak huni, sanitasi, pengembangan sektor pertanian hingga pendidikan.

Pemda TTS disebut mantan Kadis Pendidikan ini, sangat mendukung program Youth Lead Agrifood Project. Pemda TTS siap mendukung lewat pemberian bibit dan pemberdayaan kelompok pertanian.

“ Terima kasih untuk Plan Indonesia yang selama ini sudah membantu masyarakat. Pemda sangat mendukung pemberdayaan anak muda lewat sektor pertanian mengingat potensi pertanian kabupaten TTS sangat luar biasa dan masih banyak lahan yang belum dikelola. Pemda siap memberikan dukungan bibit, alat bertanian dan kebutuhan lainnya untuk menyukseskan program ini,” tegas Sipa. (DK)

Editor : Erik Sanu 

Example 300250
Example 120x600