Example 728x250
Berita

Ayo Ajukan Proposal! Desa Bisa Dapat Bantuan Padat Karya Rp100 Juta

57
×

Ayo Ajukan Proposal! Desa Bisa Dapat Bantuan Padat Karya Rp100 Juta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Ket foto : Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten TTS, Yosis Banamtuan 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM, Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE –  Pemerintah desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) diajak untuk segera memanfaatkan Program Pembinaan Ketenagakerjaan Bidang Padat Karya Tunai Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Example 300x600

Melalui program tersebut, setiap desa berpeluang memperoleh bantuan hingga Rp100 juta untuk pembangunan infrastruktur skala kecil sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) TTS, Yosis Banamtuan, mengatakan program ini diprioritaskan bagi masyarakat maupun kelompok di desa agar dapat memperoleh penghasilan melalui kegiatan padat karya.

“Program pembinaan ketenagakerjaan bidang Padat Karya Tunai tahun 2026 ini, per desa bisa mendapatkan Rp100 juta,” ujar Yosis kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, terdapat lima jenis kegiatan utama yang dapat dibiayai melalui program tersebut, yakni pembangunan rabat beton, paving block atau perkerasan jalan, tanggul penahan tanah, saluran air, serta irigasi tersier untuk lahan pertanian.

Menurut Yosis, desa atau kelompok masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan wajib menyiapkan proposal yang telah tersedia di dinas dengan melengkapi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan desain pekerjaan.

“Untuk bisa dapat dana maka silakan ajukan proposalnya. Penanggung jawabnya tenaga kerja yang ada di desa tersebut,” jelasnya.

Proses pengajuan dilakukan secara online melalui sistem yang telah disiapkan pemerintah pusat. Dinas Nakertrans TTS, kata dia, hanya membantu memfasilitasi pengecekan dokumen hingga proses pengunggahan proposal.

“Dinas hanya membantu fasilitasi dokumen untuk di-upload. Untuk validasi dan verifikasi itu kementerian,” katanya.

Sejauh ini sudah terdapat 19 desa dan kelompok tani di TTS yang mengajukan proposal bantuan program padat karya tersebut. Pemerintah daerah optimistis jumlah peserta akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 30 desa.

“Durasi pekerjaan sekitar 12 hari. Informasi kami sampaikan melalui RSPD dan grup WhatsApp. Batas waktu tahap pertama mulai 30 April sampai 24 Mei 2026. Kami optimistis bisa ada sekitar 30 desa,” pungkas Yosis.

Program Padat Karya Tunai 2026 diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh penghasilan, tetapi juga mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di desa-desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.(Sys/ST).

 

 

Example 300250
Example 120x600