Example 728x250
Berita

Kolaborasi Dua Legislator PDIP Bangun Jembatan Darurat di Kuatae

511
×

Kolaborasi Dua Legislator PDIP Bangun Jembatan Darurat di Kuatae

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Ket foto : Nampak Ketua DPRD TTS Mordekai Liu dan Piter Kefi memantau pekerjaan jembatan darurat di Kuatae 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

SUARATTS.COM | SOE – Komitmen untuk hadir di tengah masyarakat kembali ditunjukkan dua legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Example 300x600

Ketua DPRD TTS, Mordekai Liu, bersama Anggota Komisi III DPRD TTS, Piter Kefi, turun langsung bergotong royong bersama warga membangun deker atau jembatan darurat di Desa Kuatae, Kecamatan Kota Soe,Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons atas bencana tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu dan mengakibatkan akses transportasi masyarakat terputus. Longsor menyebabkan jalur utama menuju permukiman warga tidak dapat dilalui sehingga masyarakat terpaksa memanfaatkan jalur alternatif.

Namun, jalur alternatif tersebut juga mengalami kendala karena jembatan yang sudah tua mengalami kerusakan hingga roboh. Akibatnya, aktivitas masyarakat kembali terganggu, mulai dari akses menuju kebun, sekolah, hingga pelayanan kesehatan.

Melihat kondisi tersebut, Ketua DPRD TTS yang akrab disapa Deki Liu berinisiatif membantu masyarakat dengan menyediakan berbagai material bangunan, seperti pasir, semen, dan material lainnya untuk mendukung pembangunan deker secara gotong royong agar akses masyarakat dapat segera dipulihkan.

Tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur darurat, Mordekai Liu dan Piter Kefi juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dengan Kepala Desa Kuatae dan masyarakat. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait penanganan pascabencana serta kepastian relokasi bagi korban longsor.

Masyarakat mengungkapkan bahwa hingga saat ini sejumlah kepala keluarga (KK) yang memperoleh penanganan melalui relokasi mandiri. Sementara warga yang direncanakan mengikuti relokasi terpusat masih menunggu kepastian dari pemerintah daerah karena prosesnya belum menunjukkan perkembangan yang jelas.

Menanggapi aspirasi tersebut, kedua legislator dari PDIP itu menegaskan akan mengawal persoalan tersebut melalui fungsi pengawasan DPRD. Komisi III DPRD TTS akan segera mengagendakan rapat bersama perangkat daerah dan instansi terkait guna membahas percepatan penanganan bencana, kepastian relokasi, serta pemenuhan hak-hak masyarakat terdampak.

Ketua DPRD TTS, Mordekai Liu, menegaskan bahwa kehadiran DPRD di tengah masyarakat bukan sekadar melakukan kunjungan, tetapi memastikan setiap persoalan yang dihadapi warga mendapat perhatian dan solusi.

“Kami hadir bukan hanya untuk melihat kondisi masyarakat, tetapi juga ikut bekerja bersama warga agar akses yang terputus bisa segera dipulihkan. Di sisi lain, kami akan mengawal aspirasi masyarakat terkait relokasi melalui DPRD agar pemerintah daerah segera memberikan kepastian dan memenuhi hak-hak warga terdampak longsor,” ujar Mordekai Liu.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD TTS, Piter Kefi, menegaskan pihaknya akan mendorong pemerintah daerah agar penanganan pascabencana dilakukan secara cepat dan terukur.

“Komisi III akan segera mengagendakan rapat dengan perangkat daerah dan pihak terkait. Kami ingin memastikan proses penanganan pascabencana berjalan lebih cepat, transparan, dan masyarakat yang terdampak memperoleh kepastian relokasi serta pelayanan yang layak,” tegas Piter Kefi.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa peran wakil rakyat tidak hanya dijalankan melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di ruang sidang, tetapi juga melalui aksi nyata bersama masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.

Kolaborasi kedua legislator PDIP tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Kuatae. Warga berharap pembangunan deker dapat segera rampung sehingga aktivitas kembali normal, sekaligus mengharapkan pemerintah daerah segera merealisasikan program relokasi bagi seluruh korban longsor yang hingga kini masih menanti kepastian.(Sys/ST)

Example 300250
Example 120x600