Example 728x250
Berita

DPMD TTS Dorong Ekonomi Desa Lewat Pelatihan Briket Ramah Lingkungan

1547
×

DPMD TTS Dorong Ekonomi Desa Lewat Pelatihan Briket Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ket foto ; Nampak Kepala DPMD Kabupaten TTS, George D. Mella, SH., M.Si. saat membuka kegiatan pelatihan

Laporan Reporter SUARATTS.COM, TIM

Example 300x600

SUARATTS.COM | SOE – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemanfaatan potensi sumber daya alam lokal. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) pembuatan briket ramah lingkungan berbahan dasar tempurung kelapa di Desa Maunum Kecamatan Amanuban Tengah, Selasa (21/7/2026).

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Kepala DPMD Kabupaten TTS, George D. Mella, SH., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa masih banyak potensi sumber daya alam di desa yang belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan sumber daya manusia dan minimnya penguasaan teknologi.

Menurutnya, kondisi tersebut mengakibatkan banyak hasil alam terbuang sia-sia atau dijual ke luar daerah dengan harga yang rendah tanpa memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Melalui pelatihan ini kami ingin mendorong masyarakat agar mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi. Harapannya, usaha pembuatan briket dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga sekaligus memperkuat perekonomian desa,” ujar George.

Ia berharap para peserta tidak hanya berhenti pada tahap pelatihan, tetapi mampu mengembangkan usaha tersebut dan menularkan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat di desa-desa lainnya di Kabupaten TTS.

Sebanyak 25 peserta yang berasal dari lima kelompok tani di Desa Maunum mengikuti pelatihan tersebut. Mereka mendapatkan teori sekaligus praktik langsung membuat briket sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak tanah dengan memanfaatkan limbah tempurung kelapa.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa DPMD Kabupaten TTS, Evy Boboy, SE., mengatakan Desa Maunum patut berbangga karena dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan dari total 266 desa yang ada di Kabupaten TTS.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menciptakan peluang usaha mikro berbasis rumah tangga. Pemanfaatan bahan baku lokal menjadi briket tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga ramah lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan usaha briket dapat menjadi salah satu inovasi desa berbasis potensi lokal sekaligus memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui dukungan penyertaan modal yang tersedia.

Menurut Evy, usaha pembuatan briket juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.

Sementara itu, pemateri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Petrus Raga Djara, menjelaskan bahwa prospek pemasaran briket sangat menjanjikan karena permintaan pasar terus meningkat.

“Briket kini mulai banyak diminati, baik oleh pelaku usaha maupun rumah tangga, karena lebih ramah lingkungan, hemat biaya, dan menjadi alternatif bahan bakar yang semakin dibutuhkan,” ungkapnya.

Kegiatan pelatihan tersebut turut dihadiri Tim Pemberdayaan Masyarakat Desa DPMD Kabupaten TTS, Kepala Desa Maunum beserta perangkat desa, serta seluruh peserta dari kelompok tani.

Melalui pelatihan Teknologi Tepat Guna ini, DPMD Kabupaten TTS berharap lahir usaha-usaha produktif berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi desa secara mandiri dan berkelanjutan.(Red)

Example 300250
Example 120x600