Ket foto : Nampak saat lampu padam dan pertandingan terhenti
Laporan Reporter SUARA TTS.COM,TIM
SUARA TTS.COM | KUALIN – Pelaksanaan Turnamen Bola Voli Lukas Banu Cup IV di Lapangan SMA Negeri Toineke, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (19/8/2026), diwarnai kendala teknis. Laga perdana antara SMK Negeri 2 Soe B melawan SMA Kiubaat terganggu setelah lampu berulang kali padam.
Kondisi tersebut terjadi ketika pertandingan set pertama belum selesai. Lampu yang beberapa kali mati dan kembali menyala membuat pertandingan harus dihentikan berulang kali.
Gangguan ini sontak membuat penonton kecewa karena pertandingan yang sedang berlangsung tidak dapat dinikmati secara normal.
Kondisi tersebut juga memunculkan sorotan terhadap kesiapan panitia dalam menggelar turnamen yang mempertemukan tim-tim pelajar SMA/SMK se-Kabupaten TTS.
Panitia diduga belum mempersiapkan langkah antisipasi yang memadai terhadap kemungkinan terjadinya gangguan listrik.
Salah satunya, belum tersedianya generator atau sumber listrik alternatif yang dapat langsung digunakan ketika listrik padam.
Sejumlah guru pendamping tim yang berada di lokasi mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Mereka berharap persoalan teknis ini menjadi perhatian serius panitia sehingga tidak kembali terjadi pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Menurut mereka, kelancaran pertandingan perlu menjadi perhatian karena turnamen ini melibatkan banyak pelajar, tim peserta, guru pendamping, serta masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri Toineke selaku tuan rumah mengakui adanya kendala listrik tersebut.
Ia mengatakan pihaknya sudah melakukan lost stroom dan sedang berupaya mendapatkan genset untuk mengantisipasi gangguan listrik.
Namun, hingga media ini meninggalkan lokasi, lampu masih sempat mati dan menyala sehingga pertandingan belum dapat dilanjutkan secara normal.
Turnamen Bola Voli Lukas Banu Cup IV resmi dibuka pada Rabu (19/8/2026) oleh Ketua PBVSI Kabupaten TTS, Roy Babys.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Pdt. Marthen Anone, S.Th. dari Yayasan Lukas Banu, Camat Kualin Welhelmus Nabunome, Kapolsek Diknas Melvi Aoliso, serta sejumlah undangan lainnya.
Turnamen Lukas Banu Cup IV merupakan kompetisi bola voli antarpelajar SMA/SMK se-Kabupaten TTS yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp54 juta.
Turnamen tahunan yang disponsori oleh Pengacara Kontrak DR Lukas Banu, SH, MH, ini berlangsung pada 19–28 Agustus 2026 di Lapangan Bola Voli SMA Negeri Toineke, Kecamatan Kualin.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga bola voli sekaligus menjadi ajang untuk menjaring atlet-atlet muda potensial yang diharapkan mampu meningkatkan prestasi bola voli Kabupaten TTS.
Meski demikian, kendala pada laga pembuka menjadi catatan tersendiri bagi panitia. Evaluasi dan kesiapan teknis, khususnya terkait ketersediaan listrik cadangan, diharapkan segera dilakukan agar pertandingan selanjutnya dapat berlangsung lancar dan tidak kembali terganggu.(Sys/ST).

















