Example 728x250
BeritaPEMERINTAHANPOLITIK

Ada Apa Dibalik Pemanggilan Lens Liu dan Apris Manafe oleh BKPSDM

1519
×

Ada Apa Dibalik Pemanggilan Lens Liu dan Apris Manafe oleh BKPSDM

Sebarkan artikel ini
{"exportType":"image_export","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"capability_name":"retouch_edit_tool","source_type":"vicut","picture_template_id":"","client_key":"aw889s25wozf8s7e"}","source_type":"vicut","pictureId":"D17B6B7B-9650-479E-B162-EEDA539FEF2F","editType":"image_edit","data":{}}
Example 468x60

Ket. Foto : Nampak Apris Manafe(Kiri), Pj Bupati TTS, Edison Sipa(tengah) dan Lens Liu (Kanan) 

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, DionKota

Example 300x600

SUARA TTS. COM | SOE – Lens Liu dan Apris Manafe kaget ketika mengetahui keduanya dipanggil BKPSDM Kabupaten TTS terkait pendaftaran keduanya ke Parpol guna bertarung di Pilkada TTS.
Pasalnya sebelum mengambil langkah tersebut, keduanya sudah berkoordinasi baik dengan BKPSDM maupun penjabat bupati TTS, Edison Sipa.
Apris mengaku, dirinya sudah berkoordinasi secara lisan maupun tertulis dengan Penjabat Bupati sebelum akhirnya mendaftar ke partai. Saat itu dikatakan Sipa, tidak ada larangan dari penjabat bupati.
“ Kakak, saya lapor dulu ke Pak Sipa sebelum daftar ke parpol. Beliu minta dibuat surat tertulis saya buat semua. Beliu tidak pernah melarang kakak makanya saya daftar. Saya kaget tiba-tiba ada surat panggilan mau diambil keterangan karena melakukan pendekatan dengan Parpol. Saya daftar ke parpol sudah dari bulan Mei, kenapa baru panggil sekarang,” tanya Apris yang ditemui di kediamannya, Senin 1 Juli 2024.
Hal senada juga diutarakan Lens Liu, dirinya mengaku, sebelum mendaftar ke Parpol sebagai bakal calon bupati, dirinya sudah melakukan konsultasi dengan BKPSDM Kabupaten TTS. Dan saat itu dijelaskan sesuai UU 20 tahun 2023 tentang ASN baru mengajukan pemunduran diri setelah ditetapkan sebagai calon tetap oleh KPU.
“ Dulu saya konsultasi bilang tidak apa-apa mendaftar ke partai. Makanya selain saya, pak OT Neonane juga mendaftar walaupun ASN aktif. Sekarang setelah beberapa bulan setelah daftar kaget saya dipanggil. Inikan aneh. Tapi biar saya ikuti saja “ ujar Lens.
Lens dan Apris juga mempertanyakan pemanggilan keduanya kenapa bersamaan dengan mencuatnya kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN yang menjerat Kasat Pol PP, Thobias Balelay.
“ Kenapa saat kasus pak Kasat Pol PP Mencuat ke publik baru kami dipanggil? Ada apa ini,” tanya keduanya.
Dikutip dari pos kupang.COM, Sekretaris Daerah (Sekda) NTT Cosmas Lana mempersilahkan aparatur sipil negara (ASN) untuk mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah.
Cosmas Lana mengatakan, tidak menjadi persoalan jika ASN mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah. Ia menyebut ada aturan menyangkut itu. Larangan dari ketentuan itu bila ditetapkan dari bakal calon menjadi calon tetap.
“Ada aturannya. Dilarang kalau sudah penetapan harus mundur. Kalau sekarang itu silahkan aja,” kata dia, Kamis 2 Mei 2024.
Penjabat Bupati TTS, Edison Sipa yang dikonfirmasi terkait perintahnya tersebut mengatakan, pemeriksaan terhadap Apris dan Lens dikarenakan ada indikasi pendekatan ke Parpol (melakukan pendaftaran sebagai bakal calon). Setelah dilakukan BAP baru akan dilihat regulasi apakah keduanya harus mengambil cuti diluar tanggungan negara atau tidak. Karena ada SK bersama menteri yang mewajibkan mengambil cuti di luar tanggungan negara bagi ASN yang mendaftar sebagai bakal calon.
Dirinya membenarkan sesuai UU ASN, ASN baru mengajukan pemunduran diri pasca ditetapkan sebagai calon tetap oleh KPU.
Ditanya kenapa baru melakukan pengambilan keterangan setelah sebulan berlalu (pendaftaran di Parpol), Sipa mengatakan, nanti dilihat regulasi oleh BKPSDM.
“ Nanti teman-teman di BKPSDM lihat regulasinya. Kalau memang tidak ada masalah ya sudah,” sebut Sipa.
Untuk diketahui, pekan lalu publik dihebohkan dekan viralnya video Kasat Pol PP kabupaten TTS, Thobias Balelay yang diduga melanggar netralitas ASN. Setelah video dan pemberitaan terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN Viral, BKPSDM angkat bicara dan berjanji akan memanggil Thobias pada Senin 1 Juli. Namun anehnya, bukan hanya Thobias yang dipanggil, tapi ada nama Lens Liu, Kadis Linkungan Hidup dan Apris Manafe, Staf alih bupati juga ikut dipanggil. (DK)

Example 300250
Example 120x600