Example 728x250
BeritaBusinessPEMERINTAHANSOSIAL

Pemprov NTT Target Tuntaskan Proyek Infrastruktur Dalam Tahun 2021

75
×

Pemprov NTT Target Tuntaskan Proyek Infrastruktur Dalam Tahun 2021

Share this article
Example 468x60

MEDIAKITA – Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat segera membangun 77 paket ruas jalan menggunakan dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan pekerjaannya akan dimulai setelah proses pinjaman selesai.
Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas PUPR NTT, Maksi Nenabu kepada wartawan, Kamis (13/8).
Menurut Maksi, 77 paket ruas jalan yang dikerjakan mencapai 491,22 kilometer. Jika ditambah pembiayaan dari DAK dan PAJD maka totalnya 585 kilometer yang akan dikerjakan pada tahun 2021. Pembangunan jalan akan dilakukan di seluruh wilayah NTT.
Selain pembangunan 77 ruas jalan, dana pinjaman juga akan dugunakan untuk pembangunan 22 unit embung kecil, 17 kegiatan SPAM Air Bersih, dan proyek penggulingan air laut menjadi air bersih yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di NTT.
Maksi menjelaskan, 22 unit embung yang akan dibangun tersebar di Kabupaten TTS, TTU, Kabupaten Kupang, Ende, Nagekeo, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Tengah, kota Kupang, dan Malaka.
Embung-embung tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih, air minum, kebutuhan pertanian, dan kebutuhan peternakan.
“Ini embung kecil semua. Lokasi pembangunan ini intinya ada potensi yang bisa dibangun embung. Pembangunan ini untuk mendukung program tanam jagung panen sapi (TJPS),” katanya.
Kepala Badan Keuangan Daerah NTT, Zakarias Moruk menjelaskan dana pinjaman yang digunakan untuk pembangunan 77 paket jalan totalnya Rp898,2 miliar lebih, pembangunan 22 unit embung Rp34,5 miliar lebih, serta pembangunan 17 kegiatan SPAM Air Bersih dan proyek penggulingan air laut menjadi air bersih Rp70,350 miliar. Totalnya Rp1,3 triliun lebih.
Sebelumnya, Zakarias mengatakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Direktur Utama PT SMI (Perseroan) telah menandatangani dokumen penawaran Perjanjian pinjaman pada Selasa, 3 Agustus lalu.
Seluruh persyaratan pinjaman daerah dari PT SMI yang ditentukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah dilengkapi oleh Pemerintah Provinsi NTT.
Kemenkeu RI dan Kemendagri RI telah menyetujui pinjaman daerah provinsi NTT sebesar Rp1,003 triliun.
“Pinjaman PEN oleh Pemerintah Provinsi NTT yang diajukan kepada PT SMI telah disetujui oleh Kemenkeu berdasarkan pertimbangan Kemendagri untuk membiayai pembangunan infrastruktur jalan, embung, dan SPAM Air bersih di NTT pada tahun 2021-2022,” katanya.
Ia menambahkan, jika Fiskal NTT kuat dan ada kelonggaran dalam belanja maka pembayaran akan dipercepat, karena dengan dibangunnya seluruh infrastruktur jalan pada tahun 2021 dan 2022 maka beban APBD untuk Dinas PUPR NTT sudah berkurang sehingga kelebihannya itu yang akan digunakan untuk penambahan pengembalian pokok dan bunga pinjaman. (TR)

Example 300250
Example 120x600